• Dengan berbekal pengalaman kerjasama dengan beberapa waralaba ternama di Indonesia, kami siap menjadi mitra anda untuk mengembangkan usaha lebih luas lagi.
  • Dengan berbekal pengalaman kerjasama dengan beberapa waralaba ternama di Indonesia, kami siap menjadi mitra anda untuk mengembangkan usaha lebih luas lagi.
  • Dengan berbekal pengalaman kerjasama dengan beberapa waralaba ternama di Indonesia, kami siap menjadi mitra anda untuk mengembangkan usaha lebih luas lagi.

Popular Posts

Bagaimana Sebuah Bisnis Waralaba Berkembang ?

Monday, March 14, 2011 Labels: , ,
Bagaimana sebuah bisnis waralaba berkembang? pertanyaan ini sangat mendasar, Waralaba sendiri sebenarnya berasal dari Eropa dengan kata Franchise yang berarti kebebasan (freedom), namun franchise ini dipopulerkan oleh Amerika. Di Amerika Serikat sendiri, Franchise mengalami booming pada tahun 60-70an setelah berakhirnya Perang Dunia ke-2. Pada saat itu, banyak terjadi praktek penipuan bisnis yang mengaku sebagai Franchise, salah satunya dengan cara menjual sistem bisnis Franchise yang ternyata belum teruji keberhasilannya di lapangan. 

Selain itu, Franchisor pun lebih fokus untuk menjual Franchise milik mereka dibandingkan membangung dan menyempurnakan sistem bisnis Franchisenya. Banyak investor baru yang gagal oleh modus seperti ini, hal ini menjadi salah satu pendorong terbentuknya IFA (International Franchise Association) pada tahun 1960.

Salah satu tujuan didirikannya IFA adalah untuk menciptakan iklim industri bisnis Franchise yang dapat dipercaya, oleh karenanya IFA menciptakan kode etik Franchise sebagai pedoman bagi anggota-anggotanya. Walau begitu, kode etik Franchise masih perlu didukung oleh perangkat hukum agar dapat memastikan tiap-tiap pihak dalam industri ini terlindungi. Pada tahun 1978, Federal Trade Commission (FTC) mengeluarkan peraturan yang mewajibkan setiap Franchisor yang akan memberikan penawaran peluang waralaba kepada publik untuk memiliki UFOC (Uniform Franchise Offering Circular). 

UFOC adalah dokumen yang berisi informasi lengkap mengenai peluang bisnis Franchise yang ditawarkan, seperti: sejarah bisnis, pengelola, hal yang berkaitan dengan hukum, prakiraan investasi, deskripsi konsep bisnis, dan salinan dari perjanjian Franchise. Selain itu daftar nama, alamat dan nomor telepon dari pemilik Franchise adalah informasi yang diwajibkan. UFOC bertujuan untuk menyampaikan informasi yang cukup mengenai perusahaan untuk membantu calon Franchisee dalam mengambil keputusan.

Franchise = Waralaba
Di Indonesia, kata "Franchise" ditransalasikan sebagai "Waralaba" (wara=lebih; laba=untung), jadi waralaba berarti "Lebih Untung". Pertumbuhan Franchise di Indonesia berawal dari masuknya waralaba asing pada tahun 80-90an. KFC, McDonalds, Burger King, Wendys adalah sebagian dari jejaring waralaba asing yang masuk ke Indonesia pada awal-awal berkembangnya Franchise di Indonesia. Perusahaan-perusahaan waralaba lokal pun mulai bertumbuhan pada masa itu, salah satunya adalah yang termasuk pelopor waralaba lokal yaitu Es Teler 77.

Pada tahun 1991 berdiri Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) sebagai wadah yang menaungi pewaralaba dan terwaralaba. Diharapkan dengan berdirinya AFI ini dapat tercipta industri waralaba yang kuat dan dapat menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasiskan usaha kecil dan menengah.

Kembali lagi kepada pertanyaan awal, Bagaimana sebuah bisnis waralaba berkembang? Dengan sejarah dan pemaparan di atas sangat jelas bahwa sistem ini adalah sistem bisnis yang potensial dimana dengan waralaba memungkinkan terjadinya "kawin silang" antara orang yang punya ide cemerlang tentang sebuah bisnis namun tidak mempunyai modal kuat dengan pemilik modal kuat namun tidak punya ide bisnis. Sebenarnya tanpa waralaba pun, sinergi antara pemilik modal dengan pemilik ide tetap bisa terjalin, namun waralaba disini mengatur sebuah sistem bisnis baru dimana dengan sistemnya bisnis bisa menjalar kemana-mana, berkembang ke berbagai pelosok negeri dan bahkan bisa tembus pasar internasional jika produknya bagus.

Ditambah lagi adanya wadah yang menaungi seperti AFI yang ada di Indonesia, dengan demikian, baik pewaralaba atau terwaralaba mempuyai naungan sehingga kerjasama bisnis mereka bisa berjalan dengan baik atas dasar aturan yang telah dibakukan oleh beberapa pihak yang terlibat. Beberapa hal lain yang menguntungkan dari waralaba adalah :
  1. Investment. Umumnya, franchisee fee untuk konsep franchisee lebih tinggi dibandingkan dengan business opportunity
  2. Initial Support Location. Pemilihan lokasi, location research dan financial stimulation sangat diperhatikan oleh si pewaralaba. 
  3. Initial support Pre opening. Melakukan konsultasi pembangunan, pembelian barang, dan rekrutmen. 
  4. Training session dengan manual yang jelas dan praktek lapangan beserta ujian. 
  5. On-going support. Controlling, periodic training, problem solving, tracker dll.
    Product & Service. Seperti jenis produk, harga, margin, after sale service dll, telah ditentukan oleh pewaralaba. 
  6. System Operational Procedure yang telah dibakukan dan diberikan secara manual. 
  7. Legal & Tax sangat detail tercantum dalam perjanjian. 
  8. Marketing dan promotion dilakukan secara nasional, full support dari pewaralaba. 
  9. Fleksibilitas dalam menjalankan usaha sangat minim, dan harus melalui proses approval dari pemilik waralaba.

avatarKlikhomes
Spesialis Home Furnishing, kitchen set, interior, and booth/counter waralaba

0 comments:

Post a Comment

Silahkan tinggal komentar anda disini seputar pertanyaan yang berkaitan dengan artikel

 
Harga Gerobak | Gerobak Waralaba | Gerobak Usaha | Rombong | 08119621112 © 2010 | Modified by angga | Sponsor by klikhomes.com